dua puluh empat bulan
waktu yang terlampau lama untuk mengenal
dua puluh empat bulan
apapun bisa terjadi selama itu
dua puluh empat bulan
waktu yang lama itu selalu terjaga
tapi hanya enam jam
semua itu bisa sia-sia
tak perlu dua puluh empat bulan
tak selalu dua puluh empat bulan
karena hanya dengan enam bulan
kutemukan
kebahagiaan selamanya...
terima kasih istriku
akhirnya kutemukan dirimu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar